Polsek Pare Gelar Jumat Berkah.
Kediri, wartakediri.com – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Polsek Pare melalui program sosial bertajuk “Back Bone Jumat Berkah Polsek Pare” yang digelar secara rutin setiap hari Jumat di Masjid Margi Utami, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jumat, (13/6/2026).
Program yang memanfaatkan kendaraan patroli Backbone sebagai sarana utama kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan operasional kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mobil Backbone kini juga dimanfaatkan sebagai sarana berbagi kepada warga yang membutuhkan.
Kapolsek Pare, AKP Wendi Sulistiono, menuturkan, bahwa kegiatan Back Bone Jumat Berkah merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Pada kegiatan ini, lanjutnya, Polsek Pare melaksanakan di Masjid. Para petugas membagikan nasi kotak ke para jamaah dan warga yang melintas.
“Melalui program Back Bone Jumat Berkah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk berbagi serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan bagian dari pengabdian dan pelayanan kami kepada masyarakat,” tutur AKP Wendi.
AKP Wendi menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut sejalan dengan upaya Polri dalam membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis dan penuh empati.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa polisi adalah sahabat dan mitra masyarakat. Dengan berbagi di hari yang penuh berkah ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mempererat tali silaturahmi,”ungkap AKP Wendi.
Mobil Backbone sendiri memiliki peran penting dalam tugas kepolisian. Kendaraan ini dikenal sebagai armada yang selalu menjadi yang pertama tiba di lokasi kejadian darurat, baik kecelakaan lalu lintas, bencana alam, maupun tindak kriminal. Keberadaannya menjadi simbol kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain fungsi respons cepat terhadap berbagai kejadian, kendaraan Backbone juga menjadi representasi pelayanan publik yang mudah dijangkau masyarakat. Kehadirannya di jalan-jalan utama maupun permukiman warga memberikan rasa aman sekaligus menjadi sarana komunikasi antara polisi dan masyarakat. (wk-1).

