DaerahHukum

Pastikan Dokumen Santri WNA Tertib, Imigrasi Kediri Bersama Tim Gelar Sidak di Ponpes Wali Barokah

KEDIRI, WARTAKEDIRI.COM, – Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang dimotori oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) administratif di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri, pada Jumat (19/6/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan tertib administrasi keimigrasian serta memantau keberadaan santri Warga Negara Asing (WNA) yang tengah menimba ilmu di Ponpes Wali Barokah.

Sidak yang berlangsung kondusif ini melibatkan gabungan dari jajaran instansi mitra Imigrasi, mulai dari TNI, Polri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Intelijen Negara (BIN), hingga Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kediri, Muhammad Merdhi Berliano, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan rutin yang mengedepankan pendekatan persuasif dan kolaboratif demi menjaga kondusivitas wilayah.

“Sinergisitas antara Imigrasi, TNI, Polri, Bakesbangpol, BIN, dan Kemenag dalam kegiatan pengawasan ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk memastikan seluruh warga negara asing, termasuk para santri yang sedang belajar di Ponpes Wali Barokah, telah memenuhi seluruh prosedur dokumen keimigrasian dan perizinan yang berlaku di Indonesia. Kami mengapresiasi keterbukaan pihak pesantren yang sangat kooperatif dalam mendukung validasi data ini,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim gabungan meneliti satu per satu dokumen keimigrasian, mulai dari paspor, visa, hingga izin tinggal para santri asing yang menempuh pendidikan keagamaan di lembaga tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh dokumen administrasi keimigrasian para santri WNA berada dalam status lengkap, legal dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kunjungan ini merupakan upaya kami untuk membangun komunikasi yang baik dengan lembaga pendidikan Islam seperti Pondok Pesantren Wali Barokah. Kami ingin memastikan bahwa semua proses administrasi keimigrasian berjalan lancar, sehingga santri asing dapat fokus pada proses pembelajaran mereka,”ungkapnya.

Ketua Ponpes Wali Barokah, KH. Sunarto, menyampaikan bahwa tertib administrasi merupakan salah satu pilar utama yang selalu ditekankan oleh institusinya, terutama dalam mendukung program pemerintah terkait validasi data santri.

“Kami di Ponpes Wali Barokah berkomitmen untuk selalu taat hukum dan tertib administrasi, termasuk dalam pencatatan data santri dari luar negeri. Kehadiran TIMPORA dari Imigrasi dan instansi terkait hari ini justru menjadi wadah bimbingan bagi kami agar sistem pelaporan orang asing di lingkungan pesantren tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Pintu kami selalu terbuka untuk koordinasi yang konstruktif seperti ini,” ungkapnya.

“Kami merasa diperhatikan dan mengapresiasi kunjungan dari Kantor Imigrasi Kediri. Ini adalah langkah positif dalam mendukung kelancaran kegiatan pendidikan kami, serta memastikan bahwa santri asing yang berada di pesantren ini tidak menghadapi kendala administratif,” pungkasnya.

Melalui sinergi antar-instansi dan keterbukaan lembaga keagamaan ini, pengawasan terhadap warga negara asing di Kediri diharapkan dapat terus berjalan harmonis, sekaligus menjaga citra Kediri sebagai kota pendidikan keagamaan yang aman, tertib, dan inklusif.

Di sela-sela sidak, TIMPORA juga berkesempatan meninjau pengolahan roti Bakery Alqomar sebagai wadah para santri menerima bekal kemandirian, serta fasilitas PLTS Rooftop. (wk-1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *