Nasional

Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, Beri Kuliah Umum Ribuan Santri Ma’had Aly Hidayatul Mubtadiin Lirboyo.

KOTA KEDIRI, WARTAKEDIRI.COM,
Ma’had Aly Hidayatul Mubtadiin Lirboyo menyelenggarakan kuliah umum bersama Prof. Dr. Moh. Mahfud MD di Aula Muktamar Lirboyo, Senin (8/6/2026)

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini mengangkat tema “Sejarah Intelektual UUD 1945: Pergulatan Gagasan Para Founding Fathers hingga Amandemen Konstitusi.”

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Moh. Mahfud MD menjelaskan bahwa konstitusi Indonesia lahir melalui proses pergulatan intelektual yang panjang dan mendalam, tidak semata-mata didorong oleh semangat kemerdekaan.

Menurut Prof. Mahfud, perdebatan dan pertukaran gagasan tersebut berlangsung dalam berbagai forum penting, seperti BPUPKI, Panitia Sembilan, dan PPKI, yang menjadi ruang dialog bagi beragam pandangan mengenai dasar negara dan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Masih menurut Prof. Mahfud, lahirnya dasar negara Indonesia merupakan hasil kompromi prismatik yang mampu mengakomodasi berbagai aspirasi dan kepentingan yang berkembang di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Pancasila dan UUD 1945 merupakan konsensus kebangsaan yang lahir dari proses dialog, perdebatan, dan pencarian titik temu di antara para pendiri bangsa.

Lebih lanjut, Prof. Mahfud MD menegaskan bahwa sebagaimana Piagam Madinah menjadi landasan kehidupan bersama bagi masyarakat Madinah yang majemuk, UUD 1945 menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Keduanya mencerminkan pentingnya kesepakatan bersama, persatuan, dan kemaslahatan sebagai prinsip utama dalam membangun tata kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Sementara itu, dalam sambutannya, Pimpinan Ma’had Aly Lirboyo, KH. Dahlan Ridlwan, menyampaikan bahwa tema kuliah umum tersebut sangat relevan dengan kajian Fikih Kebangsaan yang menjadi salah satu konsentrasi keilmuan di Ma’had Aly Hidayatul Mubtadiin Lirboyo.

KH. Dahlan Ridlwan, berharap para mahasantri dapat menyerap sekaligus mengembangkan wawasan yang diperoleh dari forum ilmiah tersebut, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemahaman terhadap sejarah dan perkembangan konstitusi Indonesia akan membantu generasi muda melihat bagaimana nilai-nilai keadilan, musyawarah, persatuan, serta penghormatan terhadap martabat manusia senantiasa menjadi titik temu antara ajaran Islam dan kehidupan berbangsa serta bernegara.

Kuliah umum ini diikuti oleh 6.351 mahasantri, yang terdiri atas 6.040 mahasantri Marhalah Ula dan 311 mahasantri Marhalah Tsaniyah. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya perhatian kalangan pesantren terhadap penguatan wawasan kebangsaan dan konstitusi sebagai bagian integral dari pengembangan tradisi keilmuan Islam.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Ma’had Aly Hidayatul Mubtadiin Lirboyo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang-ruang dialog intelektual yang mempertemukan khazanah keilmuan Islam dengan dinamika kebangsaan, dalam rangka melahirkan ulama dan intelektual yang berwawasan luas serta mampu menjawab tantangan zaman. (wk-1).

Prof. Dr. Moh. Mahfud MD saat memberi kuliah umum dihadapan ribuan santri Lirboyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *