Poltekkes Malang Kampus Kediri Terjunkan 95 Mahasiswa Kebidanan di Desa Gambyok Kediri, Untuk Pendampingan Kesehatan.
Kediri (wartakediri.com) – Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Kebidanan Kampus IV Poltekkes Kemenkes Malang di Kediri, meluncurkan Program Wilayah Binaan bertajuk “GAMBYOK” (Gerakan Masyarakat Berkarya, Optimalkan Kesehatan) di Balai Desa Gambyok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Kamis (20/8/2026).
Peluncuran program tersebut, sebagai upaya menekan angka stunting, mencegah kematian ibu dan bayi, serta memacu kualitas kesehatan masyarakat.
Program yang didanai DIPA Poltekkes Kemenkes Malang Tahun 2026 ini menerjunkan 95 mahasiswa—terdiri atas 78 mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan dan 17 mahasiswa D-III Kebidanan Kediri.
Ketua Program Studi D-III Kebidanan Kediri, dr. Finta Isti Kundarti, M.Keb, mengatakan, penerapan teknologi kebidanan dan pendekatan psikologis turut menjadi fokus utama.
Menurut dr. Finta Isti, program ini mengusung skema One Student One Client (OSOC), tiap mahasiswa mendampingi satu keluarga sasaran secara langsung dan berkelanjutan.
”Melalui skema satu mahasiswa satu pasien, kami mengaplikasikan hypnobirthing untuk memberikan sugesti positif agar ibu hamil tidak cemas menghadapi persalinan. Dampaknya sangat nyata untuk kesehatan mental dan fisik ibu, sekaligus melatih mahasiswa mempraktikkan literasi teknologi kebidanan,” terangnya.
Ketua Tim Pengusul Program Pengabmas, Rahajeng Siti Nur Rahmawati, M.Keb, menjelaskan bahwa keunggulan program GAMBYOK terletak pada pendekatan personal mahasiswa yang didampingi supervisi dosen ahli secara konsisten.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri, dr. Triatmi Andri Yanuarini, M.Keb, menegaskan bahwa Desa Gambyok merupakan kelanjutan dari keberhasilan program serupa.
”Ini tahun pertama kami di Desa Gambyok setelah sebelumnya 5 tahun mendampingi di Desa Keniten, Kecamatan Mojo, hingga sukses menekan angka stunting dan wasting. Harapan kami, keberhasilan tersebut bisa kita ulangi di sini untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu, anak, hingga remaja,” ujar Triatmi.
Kepala Desa Gambyok, Gunawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian akademisi Poltekkes Kemenkes Malang. Kegiatan ini dinilainya sebagai wujud nyata perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung ke warga.
”Pemerintah Desa Gambyok sangat mendukung. Kehadiran adik-adik mahasiswa dan para dosen bukan sekadar formalitas, tetapi memberi dinamika sosial dan perubahan mindset kesehatan yang nyata bagi warga kami. Pintu kami selalu terbuka untuk kolaborasi berkelanjutan seperti ini,” Gunawan.
Ditambahkan Gunawan, rangkaian kegiatan pendampingan dan intervensi ini diawali sejak survei awal Agustus 2026 bersama Puskesmas Grogol dan Bidan Desa, serta dijadwalkan memasuki tahap evaluasi dan pemaparan hasil pada minggu pertama September 2026. (wk-1).
.

