Kejurprov Jatim, Kabaddi Kabupaten Kediri Sabet Dua Medali Perak.

Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026, membawa berkah bagi Cabang olahraga Kabaddi (olahraga kontak tim tradisional yang berasal dari India) Kabupaten Kediri.
Kejurprov yang berlangsung di GOR Gelanggang Remaja Tambaksari, Surabaya, Minggu (17/5/2026), tersebut, atlet Kabaddi, Kabupaten Kediri menorehkan prestasi membanggakan di level Jawa Timur.
Tim berjuluk Lembu Sura sukses menyabet posisi juara dua pada nomor putra dan putri dalam ajang tersebut, sekaligus menjadi panggung pembuktian perkembangan atlet Kabaddi Kabupaten Kediri menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Raihan dua medali perak ini sekaligus melanjutkan tren positif yang sebelumnya ditorehkan tim Kabaddi Kabupaten Kediri pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Pacitan pada awal Mei kemarin.
Pada kejuaraan tersebut, Kabupaten Kediri berhasil membawa pulang medali emas nomor pelajar SMA/SMK serta satu medali perunggu di kategori kelas bebas.
Pelatih Kabaddi Kabupaten Kediri, Suhardi, mengaku bersyukur atas capaian anak asuhnya yang mampu menembus partai final di dua kategori sekaligus.
Menurut Suhardi, pencapaian itu menjadi sinyal positif sekaligus tambahan motivasi bagi para atlet dalam menghadapi target besar pada Porprov Jatim mendatang.
“Alhamdulillah baik tim putra maupun putri berhasil masuk final. Hanya saja kami belum bisa memaksimalkan peluang yang ada sehingga harus puas menjadi juara kedua,”ucap Suhardi, Senin (18/5/2026).
Pada laga final, lanjutnya, tim putri Kabupaten Kediri harus mengakui keunggulan Kota Malang setelah kalah tipis dengan skor 19-25. Sementara tim putra tumbang saat menghadapi tuan rumah Kota Surabaya dengan skor ketat 12-15.
Meski gagal membawa pulang medali emas, Suhardi menilai performa para atlet tetap menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dari sisi mental bertanding dan kekompakan tim.
Dia mengungkapkan, faktor kondisi fisik menjadi salah satu kendala yang mempengaruhi performa atlet di laga puncak. Jadwal kompetisi yang berdekatan membuat sebagian atlet belum berada pada kondisi terbaik.
“Anak-anak sebenarnya belum fit sepenuhnya. Mereka masih kelelahan karena agenda pertandingan cukup padat setelah Kejurda di Pacitan pekan lalu,” katanya.
Namun demikian, Kejurprov dinilai menjadi momentum penting bagi tim pelatih untuk mengukur efektivitas program latihan sekaligus memetakan kekuatan tim menuju Porprov Jatim 2027.
“Melalui kejuaraan ini kami bisa melihat perkembangan atlet selama latihan dan menjadikannya bahan evaluasi untuk persiapan berikutnya,”ujar Suhardi.
Di sisi lain, tugasnya, prestasi tersebut juga menunjukkan konsistensi Kabaddi Kabupaten Kediri dalam mempertahankan daya saingnya di tingkat provinsi.
“Sebelumnya, pada Porprov Jatim 2025, cabor Kabaddi Kabupaten Kediri juga sukses membawa pulang medali perunggu,”tutup Suhardi.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah, menyampaikan apresiasi atas capaian para atlet Kabaddi yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.
Menurut Hakim, dua medali perak di Kejurprov menjadi modal berharga untuk membangun kekuatan tim menuju Porprov Jatim 2027.
“Prestasi ini menunjukkan potensi olahraga Kabupaten Kediri mampu bersaing di tingkat Jawa Timur,” ucapnya.
Hakim juga menyinggung soal perkembangan Kabaddi sebagai salah satu cabang olahraga yang relatif baru di lingkungan KONI Kabupaten Kediri, namun mampu menunjukkan prestasi yang menjanjikan.
Hakim berharap para atlet terus menjaga semangat latihan dan meningkatkan kemampuan demi membawa nama baik Kabupaten Kediri di berbagai ajang mendatang. (wk-1).

