Lahan Tebu Terbakar, Sang Pemilik Meninggal Dalam Posisi Seperti Orang Sujud.
Kediri (wartakediri.com),-
Lahan tebu milik Sakrum, 60, yang berlokasi di Dusun Jatimalang, Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, terbakar hebat, Senin, 6 juli 2026, sekira pukul 13.50 s/d 15.35 WIB. Selain menderita kerugian Ratusan Juta Rupiah, Sakrum, sang pemilik, ikut terbakar dan ditemukan meninggal dunia.
Plt. Kasat Pol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan, awalnya ada laporan dari Dedi Purwanto selaku Kepala Desa Kedawung pada pukul 13.45 WIB, bahwa ada kebakaran lahan tebu di Desanya.
Usai menerima laporan tersebut, lanjut Kaleb, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih, langsung meluncur menuju lokasi pada pukul 13.50 WIB dan sampai di lokasi pukul 14.00 WIB.
“Begitu tiba di lokasi, Tim Damkar Kabupaten Kediri langsung melakukan pemadaman api dengan menggunakan 1 unit armada Damkar Kabupaten Kediri pos Ngadiluwih dengan jumlah anggota 4 personil,”kata Kaleb, Senin (6/7/2026).
Menurut Kaleb, setelah berjuang keras, Tim Damkar berhasil memadamkan api sesuai SOP. Namun, kejadian tersebut selain mengakibatkan kerugian materi sekitar Rp. 130.000.000, juga mengakibatkan Sakrum, warga Dusun Minden, Desa Pamongan RT 07 / RW 003, Kec. Mojo, pemilik lahan tebu, meninggal dunia.
Masih menurut Kaleb, berdasarkan hasil keterangan yang dihimpun, sekitar pukul 10.30 WIB, korban (Sarkum, pemilik lahan tebu) mulai membakar sisa daun tebu kering (daduk). Salah seorang warga yang bernama Kholil, lanjutnya, sudah mengingatkan agar (korban) berhenti beraktifitas karena cuaca panas dan berangin. Namun himbauan tersebut tidak dihiraukan oleh korban.
“Pak Kholil akhirnya pergi untuk pulang. Sekitar pukul 13.00 WIB Pak Kholil kembali ke area tersebut dan mendapati motor korban masih di sana, dan lahan tebu dalam kondisi terbakar. Pak kholil juga tidak mendapati keberadaan korban. Pak kholil berusaha memanggil korban namun tidak ada respon. Karena khawatir, pak Kholil memanggil perangkat desa setempat untuk bersama-sama mencari keberadaan korban, “kata Kaleb.
Setelah dicari, lanjut Kaleb lagi, korban (Sakrum) didapati sudah dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi seperti orang sujud. Perangkat desa kemudian menghubungi tim Damkar Pos Ngadiluwih, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Kedawung. (wk-1).

